Lombok Barat, 24 Desember 2025 - BRIDA Provinsi NTB mendorong pengembangan pariwisata spiritual berbasis riset dan kearifan lokal melalui Seminar Hasil Riset “Genealogi Keilmuan dan Tariqah Ulama’ Lombok”. Seminar ini menegaskan potensi Lombok sebagai destinasi pariwisata spiritual berkelas dunia, ditopang identitas religius “Bumi Seribu Masjid”.
Kepala BRIDA NTB yang diwakili L. Suryadi, S.P., M.M., menyampaikan bahwa pariwisata NTB harus memiliki ciri khas autentik, tidak hanya mengandalkan alam dan budaya, tetapi juga kekuatan nilai spiritual dan sejarah keulamaan Lombok. Banyaknya makam ulama dan jaringan keilmuan Lombok hingga tingkat nasional dan internasional menjadi modal besar yang belum tergarap optimal.
Seminar merekomendasikan pendokumentasian sejarah dan genealogi keilmuan ulama di setiap situs ziarah, dilengkapi informasi multibahasa (Sasak, Indonesia, Inggris, dan Arab), agar wisata spiritual memiliki nilai edukatif dan daya saing global.
Penelitian ini dilakukan oleh Prosmala Hadisaputra, Ph.D., Dr. Junaidi, S.Pd.I., M.Pd.I., dan Ilman Paris, M.Pd.I., yang menekankan pentingnya pendekatan genealogi keilmuan dan tarekat sebagai fondasi pariwisata spiritual berbasis sejarah dan ilmu pengetahuan.
Melalui riset ini, BRIDA NTB menegaskan komitmennya menjadikan hasil penelitian sebagai dasar kebijakan pariwisata spiritual yang berkelanjutan, otentik, dan bermartabat.