Welcome to BRIDA NTB Official Website

Berita

Mahasiswa Teknik Elektro Unram Paparkan Inovasi Monitoring Biodigester dan Turbin Angin di BRIDA NTB

Mahasiswa Teknik Elektro Unram Paparkan Inovasi Monitoring Biodigester dan Turbin Angin di BRIDA NTB

*​LOMBOK BARAT, 30 Maret 2026* – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB memfasilitasi presentasi Tugas Akhir mahasiswa Teknik Elektro Universitas Mataram (Unram) yang berfokus pada pengembangan teknologi energi terbarukan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Brida ini menampilkan dua inovasi utama: sistem monitoring biodigester otomatis dan implementasi turbin angin tipe Savonius.  

*​Inovasi Monitoring Biodigester untuk Optimalisasi Biogas*

Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Aura Salsabila Hayatina, Lidiya Fitriani, Chelsea Syasqia Darmawan, dan Lalu Yudi Darmawan memaparkan rancangan "Sistem Monitoring Biodigester untuk Optimalisasi Produksi Biogas di BRIDA NTB". Purwarupa ini menggunakan sistem mikrokontroler dengan integrasi berbagai sensor, termasuk sensor suhu, kelembapan, ketinggian cairan, dan gas metana (CH4).  

​Inovasi ini memungkinkan pemantauan data secara real-time melalui layar LCD, sehingga memudahkan pengecekan tanpa perlu dilakukan secara manual. Meski demikian, hasil pengujian menunjukkan kinerja sensor yang belum sepenuhnya stabil, sehingga diperlukan kalibrasi lebih lanjut dan perbaikan koneksi agar data yang dihasilkan lebih akurat. Anggaran yang diperlukan untuk membangun satu unit mesin ini secara keseluruhan adalah sebesar Rp702.500.  

*​Turbin Angin Savonius sebagai Media Edukasi Energi Terbarukan*

Sesi kedua diisi oleh Arya Ramadi Nova Pratama yang mempresentasikan "Perencanaan dan Implementasi Turbin Angin Tipe Savonius H-Rotor sebagai Media Edukasi Energi Terbarukan di BRIDA Provinsi NTB". Pemilihan teknologi ini didasari oleh potensi angin yang cukup baik serta komitmen BRIDA NTB dalam mengedepankan Green Energy dan waste to energy.  

​Turbin Savonius dipilih karena memiliki torsi awal yang tinggi, mampu menangkap angin dari berbagai arah, serta memiliki tingkat kebisingan yang rendah. Alat ini dirancang untuk menghasilkan listrik melalui generator DC 12 Volt yang dapat digunakan untuk kebutuhan ringan seperti pengisian daya ponsel.  

*​Evaluasi dan Pengembangan Lanjutan*

Pihak penguji dari BRIDA NTB memberikan berbagai masukan konstruktif. Ira memberikan saran penambahan sensor suara atau bau untuk mendeteksi kebocoran gas guna mencegah kecelakaan. Sementara itu, Dahman dan Hidir memberikan catatan mengenai pentingnya penyederhanaan alat agar lebih mudah diterima masyarakat, mengingat biaya produksi yang cukup tinggi bagi masyarakat umum.  

​Kesimpulannya, kedua konsep yang dipaparkan dinilai memiliki potensi besar untuk membantu masyarakat, namun memerlukan analisis dan uji coba lebih lanjut untuk mencapai tahap optimal. Hamzah dan Awan menekankan pentingnya perbaikan pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta pendalaman studi literatur agar alat yang dihasilkan benar-benar akurat dan efisien.